Dua Jam Diterjang Si Jago Merah: 7 Ruko dan 1 Rumah di Tejakula Ludes Dilalap Api


LensaNasional.id, Tejakula - Keheningan malam di Banjar Dinas Sila Darma, Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Buleleng, seketika berubah menjadi kepanikan hebat pada Selasa (1/9/2026) malam.

Amukan si jago merah menghanguskan tujuh unit rumah toko (ruko) serta satu unit rumah warga, memicu kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa mencekam ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 22.00 WITA. Dua pemuda setempat, Pande Made Sudiatmika (27) dan Pande Nyoman Sudiasa (20), tersentak saat mendengar teriakan histeris anak-anak di jalan raya.

Ketika berhamburan keluar untuk mengecek, keduanya mendapati kobaran api sudah membesar di dalam ruko milik warga bernama Luh Sayang.

"Saksi sempat berusaha memadamkan api menggunakan selang seadanya sembari berteriak meminta pertolongan," ujar Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, Rabu (2/9/2026).

Namun, upaya swadaya tersebut tak mampu membendung keganasan api. Angin kencang serta banyaknya material mudah terbakar seperti pakan ternak, tabung gas, hingga stok minuman membuat si jago merah menjalar dengan sangat cepat ke bangunan sekitarnya.

Melihat situasi tak terkendali, saksi segera menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Tejakula, Polsek Tejakula, Pos Pemadam Kebakaran, dan pihak PLN untuk memutus aliran listrik demi mengamankan area tempat kejadian perkara (TKP).

Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng bersama aparat dan warga berjibaku menaklukkan si jago merah selama lebih dari tiga jam. Kobaran api baru benar-benar berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WITA, Rabu (2/9/2026) dini hari.

Berdasarkan data kepolisian, musibah ini menimpa enam pemilik bangunan:

  • Made Murniati: 2 unit ruko

  • Luh Sayang: 2 unit ruko

  • De Polih: 1 unit ruko

  • Ketut Suwita: 1 unit ruko

  • Ketut Carini: 1 unit ruko

  • Made Widiadnyana: 1 unit rumah

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian material tergolong parah. Seluruh isi ruko dan rumah mulai dari pakaian, kasur, lemari, hingga barang dagangan ludes tanpa sisa.

Dugaan sementara pihak kepolisian mengarah pada korsleting atau arus pendek listrik yang bersumber dari salah satu ruko sebagai pemicu utama musibah ini.(Red)